Wednesday, 16 December 2015

The Imitation Game (2014)

Gara-gara jatuh cinta sama abang Benedict Cumberbatch di serial Sherlock Holmes akhirnya ngebawa saya buat nonton film ini. The Imitation Game adalah film biografi dari Alan Turing, seorang ahli matematika dari Inggris yang menciptakan mesin pemecah kode atau cikal bakal komputer yang akhirnya membantu kemenangan sekutu atas Jerman saat perang dunia II.

Cerita The Imitation Game dibuka dengan adegan Alan Turing (Benedict Cumberbatch) di masa sesudah perang tahun 1951 saat diinterogasi tentang pencurian dirumahnya lalu cerita pun bergulir di tahun 1939 saat terjadi perang dunia ke 2. Alan yang saat itu adalah seorang pengajar di universitas Cambridge melamar pekerjaan pada pemerintah untuk memecahkan kode rahasia Enigma milik Jerman, tidak mudah bagi tim yang sebelumnya mengejarkan proyek ini untuk menerima Alan karena kepribadian Alan yang pendiam, kaku, tidak humoris dan menyebalkan tapi akhirnya dia malah terpilih sebagai pemimpin kelompok, memecat dua orang tim lama dan mencari pengganti mereka dengan cara menyebarkan teka teki silang yang rumit di koran-koran. Setelah mendapat beberapa kandidat yang berhasil mengisi teka teki silang tersebut dan melakukan tes lanjutan ada 2 orang yang terpilih salah satunya Joan Clarke (Keira Knightley). Bersama dengan anggota tim lama Hugh Alexander (Matthew Goode), John Cairncross (Allen Leech) dan Peter Hilton (Matthew Beard) merekapun berusaha membuat mesin enigma bersama siang dan malam di Bletchley Park.

Tidak hanya tentang bagaimana mesin enigma ini tercipta, film ini juga dipenuhi konflik seperti ketidak harmonisan Alan dengan timnya karena sifat Alan yang tidak bersahabat, agen mata-mata dari negara lain, tekanan yang dihadapi tim ini karena tiap hari korban perang semakin banyak, kisah cinta Alan dengan Joan yang bikin gemes, juga dilema yang dihadapai tim ini saat mesin enigma sudah tercipta. Ditengah film kita juga akan dibawa flashback ke kehidupan Alan Turing saat masih bersekolah dan diperlihatkan bagaimana sahabatnya Christopher (Jack Bannon) begitu mempengaruhi kehidupan Alan Turing.

Menurut saya sutradara Morten Tyldum berhasil membuat film biografi seorang matematikawan tanpa harus ada sederatan angka yang rumit dan bisa dinikmati penonton, saya suka ketegangan dan drama yang dihadirkan di film ini, walaupun endingnya yang menyedihkan karena setelah masa perang usai Alan Turing ditangkap dan diadili atas tindak pidana homoseksualitas yang saat itu dianggap ilegal oleh pemerintah Inggris, untuk menghindari penjara Alan Turing memilih menerima terapi suntik hormon tapi satu tahun kemudian Alan Turing ditemukan tewas bunuh diri. Akting Benedict Cumberbatch super jempolan di film ini, dia berhasil membuat penonton penasaran sekaligus tidak bersimpati kepada sosok Alan Turing sepanjang film. Tidak salah jika akhirnya dia meraih nominasi pemeran terbaik dibanyak ajang penghargaan, gimana gak semakin meleleh coba hati ini sama abang Benedict ini, udah ganteng jago akting pula :)


No comments:

Post a Comment