Monday, 7 December 2015

THE MARTIAN (2015)

Setelah tahun 2013 ada Gravity-nya Alfonso Cuaron dan tahun 2014 ada Interstellar dari Christopher Nolan yang mengambil tema luar angkasa yang sukses di pasaran tapi gak saya tonton karena sepertinya saya gak bakal ngeh sama semua istilah science difilmnya, sekarang muncul The Martian yang juga berlatar belakang luar angkasa. Didasari review yang bagus dari film ini dan rasa penasaran saya soal film sci-fi space akhirnya saya nonton juga film The Martian.

The Martian bercerita tentang sekelompok kru ekspedisi Ares III yang dikirim NASA ke Mars, dipimpin oleh Melissa Lewis (Jessica Chastain) dari militer, dan beranggotakan Beth Johanssen (Kate Mara),Martinez (Michael Pena),Chris Beck (Sebastian Stan), Alex Vogel (Aksel Hennie) dan Mark Watney (Matt Damon). Ketika terjadi badai di Mars kru ARES III pun meninggalkan Mars sayangnya Mark hilang saat badai dan tidak bisa ditemukan maka kru yang lainpun memutuskan untuk meninggalkan Mark yang dikira sudah meninggal. Pihak NASA pun mengkonfirmasi bahwa Mark hilang saat badai dan dinyatakan meninggal. Ternyata beberapa hari kemudian Mark yang terluka sadarkan diri dan mendapati dirinya sendirian di planet Mars.

Setelah menyadari dirinya sendirian di Mars, Mark mengobati sendiri lukanya dan mulai memikirkan apa saja yang harus dilakukan untuk mengirim sinyal ke bumi, tidak hanya itu dia juga mencoba menanam kentang di dalam Habitat Station. Mark akhirnya bisa mengirim sinyal ke bumi, pihak NASA pun langsung memeras otak dan berupaya sekuat tenaga untuk bisa membawa Mark kembali pulang.

Film yang disutradarai Ridley Scott ini ternyata tidak terlalu membuat saya pusing karena saya bisa mengikuti alurnya tanpa harus terlalu susah memahami istilah-istilah luar angkasa. Tidak hanya membahas teori ilmiah tentang cara membawa kembali Mark ke bumi tapi juga menampilkan sisi drama dari Mark yang sendirian di Mars, juga ada selipan humor yang dilontarkan Mark membuat film ini komplit dan menyenangkan untuk ditonton, akting Matt Damon juga meyakinkan dari seorang yang depresi karena sendirian lalu melucu dan kembali optimis dan kegantengan abang Sebastian Stan berhasil mencuri perhatian saya. Di 15 menit akhir film ini berhasil membuat saya deg-degan campur haru, senang juga akhirnya saya bisa menikmati film space sci-fi.



No comments:

Post a Comment