Saturday, 4 April 2015

Paper Towns - John Green



Waktu ke Gramedia sebenarnya pingin beli novel seri Mortal Instrument atau Hush Hush Saga karena lagi suka sama cerita fantasi gitu tapi ternyata begitu masuk Gramedia dan ngelihat sampul warna hitamnya Paper Towns langsung suka,jadilah beli Paper Towns dan begitu sampai rumah langsung dibaca.

Paper Towns ditulis oleh John Green yang juga author The Fault of Our Stars yang sudah difilmkan dan booming. Paper Towns bercerita tentang Margo Roth Spiegelman dan Quentin Jackobsen yang sering dipanggil Q,mereka bertetangga sejak kecil di Florida. Sejak kecil Margo menyukai misteri dan tumbuh menjadi gadis remaja yang populer disekolahnya karena perpaduan kecantikan,kepintaran dan kemisteriusannya,dia pernah menghilang beberapa hari untuk mengikuti rombongan sirkus atau lain waktu menghilang lagi dan meninggalkan petunjuk tapi dia selalu kembali pulang. Sementara Q tumbuh menjadi remaja laki-laki yang pandai,teratur,selalu menurut pada orang tua,tidak pernah melanggar hukum,pokoknya selalu jadi kebanggan orang tua. Sejak kecil Q sudah menyukai Margo,sampai mereka ada di tahun akhir SMU,Q hanya bisa mengagumi Margo dari jauh karena Q takut mengungkapkan perasaannya lagipula Margo sudah punya kekasih yang anggota klub olahraga disekolah dan juga populer.

Suatu hari Margo menyelinap malam-malam ke kamar Q dan mengajaknya untuk melakukan sedikit pembalasan dendam ke kekasihnya yang selingkuh dengan sahabat Margo,awalnya Q menolak karena takut tapi akhirnya mau juga,mereka pun mulai menjalankan semua rencana Margo,mulai dari membeli bahan untuk balas dendam,menaruh ikan di rumah Becca,sahabat yang selingkuh dengan kekasihnya,ngefotoin Jase yang lagi telanjang,ngecukur alis salah satu temannya,naruh ikan di mobil temannya dan selalu meninggalkan jejak inisial nama Margo,lalu mereka pergi ke gedung paling tinggi dikota itu buat ngelihat keseluruhan kota dan diakhiri dengan ngebobol masuk Sea World,acara malam itu sukses ngebikin Q ngerasa seneng plus deg-deg an sepanjang waktu. Q ngerasa sedikit lebih berani.

Esok paginya semua berjalan seperti biasa tapi Margo gak masuk sekolah dan ternyata menghilang lagi,awalnya Q merasa ini hanya kebiasaan Margo saja dan pasti dia akan pulang seperti biasa tapi Q malah menemukan petunjuk dari Margo yang sepertinya ingin Q menemukannya,maka dengan dibantu para sahabatnya Q berusaha menemukan Margo dan memulai perjalanan mencari Margo. Semakin Q mempelajari semua petunjuk semakin dia merasa tidak mengenal Margo.

Saya suka ceritanya,buku ini diawali dengan cerita yang menarik sayangnya menurut saya dipertengahan halaman terlalu bertele-tele,untungnya ceritanya kembali seru di seperampat halaman akhir. Saya suka tiap karakter di buku ini,dan ternyata buku ini sudah difilmkan,dari trailer yang saya tonton karakter Margo diperankan sama Cara Delevingne jadi can't wait for the movie :)

No comments:

Post a Comment