Thursday, 19 December 2013

Rindu

Saya rindu tempat dimana saya menghabiskan masa kecil saya,sebuah desa yang ditempati orang tua saya setelah bapak saya pensiun dari angkatan darat,desa yang kecil,yang lingkungannya nyaman,yang jalannya masih batu kerikil,yang terpisah hamparan sawah dari laut,yang tiap halaman belakang rumahnya luas,yang tiap pagi selalu terdengar suara kicauan burung.

Namanya Translok,sebuah desa di sudut Lumajang,hanya ada 1 taman kanak-kanak dan 1 sekolah dasar impres saja,tata desanya rapi,seingat saya blok yang saya tempati kebanyakan di huni oleh pensiunan angkatan darat,dulu waktu saya belum masuk taman kanak-kanak tak ada listrik di sana,kalau sore sebelum maghrib bapak saya selalu menyalakan lampu strongking.

Saya suka suasana pagi harinya,suara kicau burung,suara ibu-ibu menyapu halaman dengan sapu lidi,embun di pagar rumah saya,pagar rumah saya adalah deretan tanaman yang rapat,ada mbok-mbok yang membawa sayuran dari rawa dekat rumah,ibu saya sering membeli sayur genjer yang banyak tumbuh di rawa.

Saya rindu suara debur ombak yang kadang terdengar sampai rumah saya,saya rindu menyapa para tetangga di sana,saya rindu pulang sekolah nerabas lewat halaman rumah orang,saya rindu memetik buah jambu biji di halaman rumah mbah ridwan,saya rindu musim mangga di sana,saya rindu jalan-jalan pagi dengan bapak ibu saya,saya rindu bersepeda ke sawah hari minggu dengan bapak ibu.

Saya rindu masa kecil saya...

No comments:

Post a Comment