Wednesday, 19 November 2014

Perawatan akar gigi

Awal bulan april kemarin,gigi saya yang lubang seperti ada daging tumbuh ditengahnya sakit kalau tertekan,setelah rajin-rajin browsing soal masalah gigi ini berangkatlah saya ke dokter gigi spesialis konservasi gigi.setelah diperiksa ternyata gigi saya harus dicabut dan setelah diperiksa juga ternyata gigi sebelahnya harus dirawat karena infeksi padahal waktu itu sudah ditembel. Maka dimulailah rutinitas baru saya tiap jumat malam,antri didokter gigi.

Pertama,saya diminta untuk foto rontgen buat tahu kondisi akar gigi saya setelah hasilnya keluar baru dilakukan tindakan,tembelan gigi saya dibor dibersihkan. Minggu berikutnya dirawat seperti diberi obat,ada jarum kecil yang dimasukkan ke akar gigi saya diputar lalu dicabut tidak sakit kok,perawatan ini sekitar 45 menitan dan berulang sampai setidaknya tiga kali,ini untuk membersihkan akar gigi dan mematikan sarafnya supaya nantinya tidak sakit gigi lagi.

Setelah minggu ke empat,ada semacam kawat kecil yang ditanam diakar gigi seingat saya sih ada 2 jumlahnya ternyata minggu berikutnya ada sekitar 2 lagi yang ditanam lalu saya disuruh foto rontgen lagi untuk memastikan akar giginya sudah terpasang dengan baik,barulah ditembel permanen.harusnya sesudah ditembel,masih kurang satu tahap pasang crown untuk melindungi gigi tapi waktu itu karena gigi sebelahnya baru dicabut jadi musti nunggu sekitar 2 bulanan biar gusinya sembuh total eh ini malah sudah lewat saya belum balik,tiap inget antrinya plus pulang malemnya bikin males :)

Kalau tarifnya,bisa dibilang lumayan menguras kantong ya,sekali datang sekitar 300rb an tapi dokternya sabar banget,telaten plus teliti banget lagipula kayaknya rata-rata tarifnya juga sekitar segitu kok.memang mahal tapi lebih baik kalau masih bisa dirawat mending dirawat aja daripada dicabut.

No comments:

Post a Comment